Pemakaman napi korupsi di Taman Makam Pahlawan Jadi Sorotan KPK

Jakarta – KPK menyoroti pemakaman narapidana korupsi Eddy Rumpoko di Taman Makam Pahlawan Kota Batu. Pemkot juga menjelaskan alasan Wali Kota Batu periode 2007-2017 dimakamkan di sana.

Lihat Juga: Tergiur Upah Rp 130 Juta, 3 Nelayan di Aceh Nyambi Jadi Penjemput 20 Kg Sabu

Eddy Rumpoko diketahui meninggal dunia pada 30 November 2023. Sebelum meninggal, Eddy Rumpoko sempat dirawat di RSUD Dr Kariadi Semarang.

Mantan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengaku ada usulan pemakaman putra mantan Wali Kota Malang Sugiyono di TMP Kota Batu.

“Ini diusulkan rekan-rekan Pemkot Batu agar bisa dimakamkan di TMP,” kata Punjul kepada detikJatim saat dihubungi, Kamis (30/11/2023).

Eddy Rumpoko akhirnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Suropati, Kota Malang, sekitar pukul 14.55 WIB pada Kamis (30/11/2023).

Keputusan pemakaman ditentukan oleh Garrison

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu Ririck Mashuri, mengatakan, keputusan siapa saja yang boleh dimakamkan di TMP sepenuhnya menjadi kewenangan garnisun. Sebagai Dinas Sosial, mereka bertanggung jawab penuh dalam mengelola TMP.

“Pada hakekatnya tugas dinas sosial di sini adalah menjaga TMP Suropati sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 23 Tahun 2014. Pengelolaan TMP ada di dinas sosial, tapi yang dimakamkan di sini sesuai prosedur garnisun,” ujarnya Kamis (30/11), seperti dilansir detikJatim.

Mashuri mengatakan, pemakaman Eddy Rumpoko di TMP Suropati merupakan inisiatif Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) karena mendiang Eddy mendapat penghargaan dari LVRI pada tahun 2015 di Jakarta.