Tergiur Upah Rp 130 Juta, 3 Nelayan di Aceh Nyambi Jadi Penjemput 20 Kg Sabu

Banda Aceh – Tiga nelayan asal Aceh Timur, Aceh, ditangkap polisi karena mengedarkan 20 kilogram sabu. Ketiganya nekat menjadi pengepul narkoba karena tergiur iming-iming gaji Rp 130 juta.

Ketiga tersangka MY (41 tahun), ZK (44 tahun) dan YR (38 tahun) diperkenalkan dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Aceh, Kamis (30/11/2023). Irjen Kapolda Aceh Achmad Kartiko menanyakan pekerjaan mereka dan gaji yang mereka terima.

“Bayar Rp 130 juta kalau berhasil.Rp 130 juta untuk tiga orang,” kata tersangka yang diwawancarai Kartiko.

Lihat Juga: Pemkab Jepara akan Membuka Pameran Mebel Online – Dapatkan Infonya!

Tersangka mengaku tidak mengetahui pihak yang akan membayarnya. Menurut dia, mereka akan dihubungi ketika sabu tersebut sampai di lokasi yang telah disepakati.
“Ada yang menelpon setelah dia datang. Baru pertama kali (menggunakan sabu),” ujarnya.

Kartiko mengingatkan mereka agar tidak mengulangi perbuatannya. Menurut mantan Anggota Parlemen Bidang Ketenagakerjaan dan Perlindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI itu, ketiganya tidak akan melaut hanya untuk mencari ikan.

“Tapi minum obat. Begitulah,” kata Kartiko.
Kartiko mengatakan, penangkapan ketiga nelayan tersebut menyusul adanya pengaduan yang diterima tim khusus Ditresnarkoba pada Selasa (31/10) terkait penyelundupan sabu dalam jumlah besar.Narkoba tersebut diduga diangkut melalui jalur laut dari Malaysia menuju Perairan Idi di Aceh Timur.

Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Aceh bekerja sama dengan Bareskrim Polri, Ditintelkam, dan Bea Cukai membentuk tiga tim untuk melakukan penyelidikan. Dua tim melakukan pemantauan di laut dan satu tim melakukan pemantauan di darat.

Setelah dilakukan penyelidikan, tim gabungan mendapat informasi spesifik bahwa pelaku memasuki perairan Malaysia untuk menjemput Sabu pada Senin (30/10). Tim gabungan yang melakukan patroli melihat kapal sasaran memasuki wilayah perairan Idi dan langsung melakukan pengejaran.

“Ketiga tersangka berhasil kami tangkap pada Selasa pagi, 31 Oktober. Di perahu mereka, kami menemukan satu karung berisi tujuh bungkus sabu dan satu jeriken biru berisi 13 bungkus sabu,” jelas Kartiko.

Ketiga pelaku dan barang bukti saat ini ditahan di Mapolda Aceh. Polisi masih memburu pengedar yang meminta mereka mengambil sabu tersebut.